Pasar Gedhe, Salah Satu Surga Kuliner Solo

By Triunt • Mei 14th, 2012

Bagi yang pernah berkunjung ke Solo pasti sudah familiar dengan pasar Gede, pasar yang bernama lengkap Pasar Gede Harjonagoro ini, terletak hampir berseberangan dengan Balaikota Surakarta, kawasan antara Jl. Jend. Sudirman dan Balong, kawasan belakang pasar gede juga terkenal sebagai perkampungan warga keturunan Tionghoa.

Salah satu yang menarik dari pasar Gedhe adalah mudah ditemuinya jajanan khas Solo disini, padahal kota Solo sendiri terkenal surga kuliner jadi bisa dipastikan betapa pentingnya wisata kuliner ke Solo

Pasar Gedhe Berdiri tahun 1930, di lokasi yang memiliki luas 10.421 hektar, bangunan megah pada jamannya ini diarsitekturi oleh Thomas Karsten, seorang perangcang bangunan Belanda, seiring berjalannya waktu, pasar ini berkembang menjadi pasar tradisional terbesar dan termegah di Surakarta.

Salah satu yang menarik dari pasar Gedhe adalah mudah ditemuinya jajanan khas Solo disini, padahal kota solo sendiri terkenal surga kuliner jadi bisa dipastikan betapa pentingnya wisata kuliner ke Solo, Cabuk Rambak dan aneka jajanan pasar yang merupakan makanan khas Solo bisa ditemukan di pagi hingga siang hari, es dawet di siang hingga sore hari, dan jika malam juga terdapat pedagang nasi goreng di halaman pasar.

Kuliner yang bisa ditemui di Pasar Gedhe :
- Es Dawet telasih, Bu Dermi, lokasi di tengah-tengah pasar.
- Abon dan Cabuk kering.
- Jajanan Pasar : cenil, klepon, grontol yang terbuat dari jagung, tiwul khas Wonogiri, sawut, utri, gatot dan lopis, harga rata-rata Rp. 1.000.

Tulisan terkait:

  1. Solo City Jazz 2011 Held Back
  2. Solo Culinary Heaven
  3. Keliling Kota Solo dengan Bis Tingkat Werkudara
  4. Solo City Jazz 2011 Showing Fariz RM
  5. Transportations Revolution Start from Solo City

« | Home | »

  • Bahasa

  • Author Spotlight

    Triunt

    Web: http://triuntoro.com
    Admin, Domisili di Solo Penyuka semua yang berbau wisata, admin @KabarSolo dan soloaja.com, selera itu tergantung mood ^^.